Akhirnya, setiap orang yang mengambil peran atau karir sebagai wirausaha perlu mengetahui pilihan-pilihan apa saja yang tersedia dengan menjadi karyawan,  intrapreneur, enterpreneur atau social entrepreneur. Penjelasannya adalah sebgai berikut.

  • karyawan : Anda bekerja pada orang lain dan bila berhasil, Anda dapat, mencapai karier sebagai profesional eksekutif dengan peran sebagai pengambil keputusan.
  • Intrapreneur: status Anda adalah karyawan, bekerja pada orang lain, memiliki atasan, tetapi yang Anda cari adalah kemerdekaan dan akses terhadap resources dan anda memiliki jiwa kewirausahaan.
  • entrepreneur : anda tidak bekerja pada orang lain, melainkan pada usaha yang anda dirikan atau kembangkan sendiri. Anda adalah pemilik usaha yang memiliki kebebasan mengatur hidup, arah usaha, dan mengambil keputusan-keputusan strategis. Anda bisa menjalankannya sendiri, bisa juga menggunakan para profesional. Anda menanggung risiko, tetapi, juga menikmati keuntungan usaha setelah membayar gaji karyawan dan kewajiban-kewajiban lainnya.
  • Social Entrepreneur : pelaku, kegiatan sosial yang berwatak enterpreneur. Sebaigian diri anda barangkali berpikir lebih, menyukai pekerjaan pada lingkup sosial atau atau mendirikan LSM. Apakah itu dalam bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup pemberdayaan masyarakat, demokrasi, hukum dan hak asasi manusia, kesenian dan sebagainya.

 

Dengan memiliki watak enterpreneur, anda dapat memajukan kegiatan sosial hingga kegiatan sosial anda dpat menjadi lebih mandiri dan berkelanjutan, dan bukan semata-mata hidup dari sumbangan saja.

Sumber : Kewirausahaan : Teori dan praktik – Geoffrey G. Meredith et al.

Iklan